Bintang Bunting

Judul               : Bintang Bunting

Penulis           : Valiant Budi

Penerbit          : Gagas Media

Tahun              : Cetakan pertama, 2008

Tebal               : xvi + 324

“Inilah risiko tinggal di apartemen, banyak pintu, sedikit waktu”

“Prosedur kadang dilakukan tanpa alasan”

Selain berjalan, Audine jago memanjat pohon dalam tidur. Padahal dalam kesehariannya, ia tidak pernah memanjat apa pun termasuk pohon.

Ketika memasuki usia remaja akhir; pada awal-awal perkawinannya dengan Adam, kebiasaan ini berevolusi. Benak alam mimpinya seakan-akan merekam alam sadar Audine begitu detail sehingga membuat mimpi-mimpinya terasa sangat nyata. Sehingga terbentuklah jalinan cerita yang saling menghubungkan alam nyata dan alam mimpi.

“Sok aja umbar emosi lo kayak si anak kecil itu. Tapi bukannya itu enaknya menjadi dewasa, semua serba terkontrol?”

Keresahan akan mimpi Audine, tiba-tiba wanita berumur tiga puluhan awal, duduk manis di sofa yang tepat berhadapan dengannya saat berada di cafe. Tentu saja terkejut, terlebih mata si wanita tak diundang itu menyorot Audine dengan dingin sambil membaca kehidupan pribadi dengan membabi buta.

Mada memperkenalkan dirinya sebagai clairvonyat, karena kemampuannya bisa membaca apa yang sedang terjadi, bukan apa-apa yang akan terjadi. Selain pandai membuat kerajinan tangan, sekali lagi ia pun pintar membaca garis tangan yang didapat secara genetik turunan ibunya yang berasal dari Cina.

Beberapa orang melakukan pelarian kesedihan melalui tidur, agar mimpi bisa membuai kea lam lain, untuk pengalihan sementara perasaan yang berkecamuk. Namun, Audine harus tetap terjaga karena mimpinya sering membuat bencana.

“Sepertinya kita memang sibuk belajar mencintai, sampai lupa bagaimana cara mengatasi kehilangan”

Mada bekerja sama dengan Raeli seorang pemiliki Really Raeli Salon untuk mengetahui informasi tentang Audine dan Adam , karena mereka berdua adalah pelanggan setia Raeli.

Tujuannya agar Audine sakit secara mental, dan Adam bisa selingkuh dengan Mada dengan aman. Namun rencana mereka gagal total, karena Raeli sudah mengundurkan diri sebagai partner permainan Mada ini yang niat awalnya hanya keisengan namun masih dilanjutkan, Raeli tidak mau memanfaatkan kelemahan orang.

Berkat bantuan Joseph dan beberapa bukti kuat atas tindakan Mada yang sudah direncanakan namun dapat dibaca oleh Audine bahwa semuanya hanya rekayasa. Kini Audine telah mendapatkan alasan yang kuat untuk meninggalkan Adam,

“Kamu punya banyak hal yang disembunyikan, dan itu yang membuat hidup kamu dipenuhi rasa was-was”

“Kamu sering menyalahkan diri sendiri atas segala kegagalan yang kamu hadapi”

“Penyesalan demi penyesalan membuat hidupmu makin terasa sulit”

Novel ini menggunakan alur maju mundur dan ada beberapa tokoh yang tiba-tiba muncul dalam paragraf sehingga harus teliti dan fokus dalam membaca sampai pada halaman terakhir. Tidak disarankan bila membacanya dibagi dalam beberapa waktu, banyak imajinasi yang harus dilibatkan.

 

Diikutkan pada @resensi_bacayuk

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s